Ketua PWNU : Ketua Baznas DKI Harus dari NU

Bagikan artikel ini

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH. Samsul Ma’arif mengatakan, dengan adanya kekosongan kepemimpinan di Baznas DKI, maka harus segera diadakan pemilihan Ketua Baznas DKI yang baru.

Dan PWNU DKI, lanjutnya, meminta kepada pemerintahan provinsi (Pemprov) DKI agar segera mengisi kekosongan itu. “Gubernur segera mengambil langkah-langkah untuk segera memilih Ketua Baznas DKI yang baru,” ucap Samsul Ma’arif.

Menurut Samsul Ma’rif penunjukkan ketua Baznas DKI adalah hak Gubenur DKI, maka gubernur harus mempertimbangkan, satu aspek profesionalisme, dan yang kedua aspek keterwakilan dari ormas keagamaan.

Karena yang memilih adalah hak penuh dari Gubernur DKI, lanjutnya, maka gubernur harus segera menunjuk siapa pengganti KH. Luthfi Fathullah yang layak. “Yang dimaksud layak disini adalah layak dari sisi kapasitas dan kapabilitas, layak dari sisi keterwakilan unsur organisasi keagamaan di masyarakat dan layak dari sisi keilmuannya,” terangnya.

Baca Juga  Pensiun Jadi Atlet? Mari Berwirausaha!

Lebih lanjut Samsul Ma;arif menjelaskan, pimpinan di Baznas DKI harus terdiri unsur-unsur organisasi masyarakat (ormas), karena anggota Komisioner dari Baznas DKI itu merupakan keterwakilan dari unsur organisasi keagamaan di masyarakat.

Tekait mekanisme pergantian Ketua Baznas DKI ini, Samsul Ma’arif meminta, kepada Biro Dikmental Pemprov DKI selaku tim seleksi harus menjelaskan seperti apa mekanisme pemilihannya dan dasarnya apa. “Segera Pemprov DKI itu menentukan sikap,” imbuhnya.

“Saya sebagai pribadi sebagai Ketua PWNU DKI, karena KH Luthfi Fathullah adalah mewakili unsur dari PWNU maka penggantinya juga harus dari anggota PWNU. Dan Pemprov DKI harus meminta kepada PWNU untuk mengirimkan penggantinya,” paparnya.

Baca Juga  Syarat Penundaan Cicilan Motor Ojol & UMKM

Saya berharap, lanjut Samsul Ma’arif, Gubernur DKI berkomunikasi dengan pimpinan PWNU DKI terkait pemilihan Ketua Baznas DKI ini.

Ke depannya, Samsul Ma’arif berharap, Baznas DKI Jakarta lebih meningkatkan lagi hubungannya dengan ormas keagamaan di DKI. “Karena masyarakat di Jakarta ini, banyak yang ikut di dalam ormas keagamaan. Selain itu, silahturahmi ke lembaga-lembaga pemerintahan juga ditingkatkan,” ungkapnya. (Achmad Ichsan)


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *