Kualitas dan Produktivitas dalam Berproduksi: Lebih Penting Mana?

Bagikan artikel ini

Dalam memproduksi suatu barang, kualitas dan produktivitas memiliki hubungan yang cukup signifikan. Namun, kita harus mengenal terlebih dahulu apa itu perbedaan produktivitas dan kualitas.

Produktivitas adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk memproduksi suatu barang dengan memanfaatkan sumber daya yang ada sebaik mungkin.

Sedangkan kualitas adalah kadar baik atau buruknya suatu barang yang diproduksi. Menjadi seorang pengusaha, tidak boleh hanya memikirkan salah satu dari kualitas dan produktivitas. Karena konsep kualitas dan produktivitas sangat berhubungan dalam memproduksi suatu barang.

Walaupun suatu perusahaan memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, perusahaan tersebut harus tetap memikirkan bagaimana kualitas barang tersebut yang diproduksi.

Hal ini bertujuan untuk memuaskan para pelanggan, jika para pelanggan merasa puas dengan kualitas barang yang perusahaan tersebut produksi, maka para pelanggan akan kembali untuk melakukan transaksi kembali. Dengan meningkatkan kualitas produk di suatu perusahaan, tentunya akan menaikan profit atau laba untuk perusahaan tersebut.

Baca Juga  Mengenal Customer Relationship Management Lebih Dalam

Dengan memiliki kualitas barang atau jasa yang tinggi, perusahaan akan lebih siap bersaing ditengah ketatnya persaingan di dunia bisnis. Tidak hanya berlaku untuk manajer, tetapi para pekerja juga harus berpartisipasi dalam rangka untuk meningkatkan kualitas terhadap perusahaan tersebut.

Para penggerak perusahaan harus merancang proses produksi yang lebih baik, dimulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, metode produksi, melaksanakan pelatihan kepada para karyawannya, dan lain sebagainya.

Sebaliknya dengan hal produktivitas. Konsep produktivitas sangat berhubungan dengan konsep input dan output. Input adalah suatu faktor produksi atau tenaga kerja yang akan digunakan untuk berproduksi sehingga menghasilkan barang dan jasa yang siap dijualbelikan.

Sedangkan output adalah hasil produksi dari proses input yang sudah siap untuk dijualbelikan. Semakin banyak perusahaan berproduksi dengan menggunakan output seminimal mungkin, disitulah tingkat produktivitas perusahaan meningkat.

Maka dari itu, sebuah perusahaan harus memikirkan bagaimana cara berproduksi dengan menggunakan output secara efisien. Karena semakin kecil sumber daya atau faktor produksi yang dikeluarkan perusahaan untuk berproduksi, semakin pula memberi manfaat kepada para pekerja, lingkungan sekitar, maupun kepada alam.

Baca Juga  Tips Sandiaga Uno Untuk UMKM Menang Lawan Corona

Berinvestasi dengan menggunakan teknologi juga ide yang cukup bagus dalam rangka meningkatkan kualitas dan produktivitas. Karena dengan adanya teknologi, akan lebih banyak barang yang bisa diproduksi dan mutu kualitas suatu barang juga terjaga.

Pada umumnya, tujuan dibentuknya suatu perusahaan adalah untuk mendapatkan profit semaksimal mungkin. Untuk mencapai profit semaksimal mungkin, para perusahaan harus memikirkan cara berproduksi yang efisien namun harus tetap memikirkan kualitas suatu produk.

Dengan menyeimbangkan produktivitas dan kualitas, suatu perusahaan akan mendapatkan laba yang maksimal dan akan lebih siap bersaing dalam persaingan bisnis yang ketat.

Image by Pexels from Pixabay


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *