Leholeh, Menghadirkan Inovasi Ekonomi dan Pariwisata di Masa Pandemi

Bagikan artikel ini

Majalah OK OCE — Pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020 turut mempengaruhi sektor ekonomi dan pariwisata di Indonesia. Bandung sebagai destinasi pilihan pariwisata turut terkena imbasnya.

Salah satu aspek yang tidak lepas dari kegiatan pariwisata adalah pusat oleh-oleh. Biasanya para wisatawan yang berkunjung ke Bandung akan menyisihkan waktu untuk membeli oleh-oleh seperti pisan bollen, surabi, peyeum, hingga aneka kerajinan tangan khas Bandung. Namun, kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan pariwisata turut menghambat jalannya perekonomian para pengelola pusat oleh-oleh.

Melihat tingkat pertumbuhan pengguna internet dan layanan belanja online, Leholeh hadir dengan inovasi baru yang mempertemukan para penjual dan pembeli oleh-oleh tradisional Bandung melalui sebuah platform online. Melalui Leholeh, penjual tetap bisa memasarkan produknya dan pembeli bisa mendapatkan pengalaman pariwisata baru dengan membeli oleh-oleh tradisional khas Bandung secara online.

Baca Juga  Curhat Pedagang Bunga RawaBelong di Tengah Corona

“Dengan meningkatkan pengguna yang bertransaksi dan platform di saat pandemi ini, justru usaha oleh-oleh di seluruh Indonesia tetap hidup dan lapangan kerja tetap tumbuh.” ucap Sandiaga Uno, Founder OK OCE dalam sambutannya di acara peresmian PT. Leholeh Rasa Nusantara Jaya di Bandung, 10 Oktober 2020.

Sandi juga menambahkan meskipun saat ini perekonomian negara kita sedang dilanda masalah, anak-anak muda harus hadir dengan suatu inovasi yang konkret. Momentum ini menjadi kesempatan baik bagi para pendiri Leholeh, yang semuanya masih berusia di bawah 30 tahun, untuk mengembangkan ide kreatif tentang marketplace khusus yang menjual oleh-oleh tradisional.

“Leholeh tidak hanya menyediakan wadah bagi para penjual, tetapi juga akan memberikan edukasi tentang sejarah oleh-oleh tradisional.” tambah Giffari Zakka, Founder Leholeh, dalam pemaparannya mengenai pendirian PT. Leholeh Rasa Nusantara Jaya di Indonesia.

Baca Juga  Roadshow OK OCE INA Makmur di 4 Kabupaten Jawa Timur : Banjir Closing

Dalam sambutannya, Iim Rusyamsi sebagai sebagai Ketua Umum OK OCE menyampaikan bahwa hadirnya Leholeh sejalan dengan tujuan OK OCE yang berusaha menciptakan wirausahawan dan lapangan kerja baru melalui gerakan sosial. Menurut Iim, Leholeh hadir sebagai penggerak yang bisa membantu dan mendampingi para pengusaha makanan tradisional untuk memasarkan produk lebih luas lagi.


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *