Pengembangan UMKM Desa Wisata Nglanggeran dengan Griya Cokelat

Bagikan artikel ini

Desa Wisata Nglanggeran merupakan desa wisata terbaik ASEAN tahun 2017. Pengembangan UMKM desa tersebut sangat maju. Salah satu yang diunggulkan dari desa ini adalah adanya Griya Coklat.

Pengembangan UMKM Desa Wisata Nglanggeran dengan Griya Cokelat
id.pinterest.com

Pengembangan UMKM Desa Wisata Nglanggeran

Desa Wisata Nglanggeran berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Griya Cokelat Nglanggeran diresmikan pada tahun 2016 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Saat ini kapasitas produksi cokelat sudah menarik sangat signifikan karena permintaan pasar yang semakin naik. Banyak sekali stake holder yang terlibat diantaranya adalah masyarakat sekitar Nglanggeran yang tergabung dalam Gapoktan. Ada juga pemerintah desa dan kecamatan yang tergabung dalam stake holder.

Desa Wisata Nglanggeran merupakan wisata yang sangat komprehensif. Semuanya ada disini, mulai dari UMKM hingga keindahan alam yang disuguhkan sangat menarik. Masyarakatnya juga sangat kreatif dalam mengolah kakao menjadi makanan dan minuman yang lezat dan beraneka ragam.

Baca Juga  Peringatan Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar

Embung Nglanggeran Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Selain Griya Cokelat, pemandangan yang disuguhkan bisa menarik wisatawan mancanegara. Suguhan danau buatan yang sangat eksotis bisa mengundang banyak wisatawan. Tiket yang terbeli bisa menambah penghasilan UMKM desa. Danau ini dikepung oleh tebing gunung api purba Nglanggeran yang sangat menarik perhatian.

Luas danau kira-kira 60 x 60 meter. Dilarang berenang dan memancing di danau tersebut. Spot foto instagramable juga tersedia disana. Sehingga banyak anak-anak muda yang datang berkunjung untuk berfoto. Saat senja tiba, pengunjung juga bisa memanjakan mata dengan melihat indahnya matahari terbenam di ufuk barat.

Baca Juga  Pemkab Luwu Gelar Pekan UMKM Guna Pulihkan Perekonomian Nasional

Wisata ini adalah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sekitar, maka sudah tersedia fasilitas yang memadai. Terdapat mushola, pendopo, gazebo dan toilet yang cukup memadai. Tiket masuk ke wisata Embung Nglanggeran hanya 10 ribu dan biaya parkir sebesar 2 ribu. Dengan begitu, pengembangan UMKM desa Nglanggeran akan terus maju dan berkembang.


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *