Gaya Hidup Konsumtif Era Globalisasi, Bisakah Sembuh?

Bagikan artikel ini

Gaya hidup konsumtif dapat juga kita sebut dengan gaya hidup boros atau Hedonisme. Secara istilah, kata boros adalah kata yang identik dengan penggunaan uang secara berlebihan dan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Kebiasaan ini sering terjadi di lingkungan masyarakat yang milenial. Kaum milenial biasanya memiliki kecenderungan yang hedonisme karena perkembangan gadget. Smartphone memiliki peran yang banyak dalam menciptakan gaya hidup yang boros seperti tersebut.

medium.com

Gaya Hidup Konsumtif Era Globalisasi

Tak bisa kita pungkiri jika hidup di era globalisasi ini kecenderungan memiliki pola pikir dan perilaku berbelanja juga berubah seiring dengan berkembangnya teknologi.

Banyak ciri-ciri yang mencerminkan gaya hidup konsumtif dalam berbelanja. Seperti membeli barang hanya untuk status sosial saja, kemudian mempunyai gengsi yang tinggi dalam lingkungan pergaulan.

Baca Juga  Roger Mayweather meninggal dunia

Ciri selanjutnya, membeli barang hanya untuk mengikuti tren dan iming-iming iklan atau endorsement. Jika anda termasuk ke dalam orang yang berperilaku konsumtif, ternyata masih bisa sembuh dengan menerapkan beberapa tips.

Tips Terhindar dari Perilaku Konsumtif

Langkah yang pertama yang harus anda lakukan adalah dengan membuat daftar belanjaan yang memang menjadi prioritas. Anda juga dapat membuat alokasi anggaran yang nantinya dapat menjadi patokan anda dalam berbelanja.

Tips berikutnya adalah menyelesaikan hutang-perutangan. Rapikan hutang-hutang anda terlebih dahulu sebelum anda memutuskan untuk menghabiskan uang untuk berbelanja.

Baca Juga  Fakta Penyakit Jantung, Menyerang Pemilik Gaya Hidup Tak Sehat

Kemudian, anda juga dapat mengurangi penggunaan kartu kredit. Meskipun kartu kredit dapat memudahkan anda dalam berbelanja, lalu dengan banyaknya penawaran menarik yang diberikan, sama saja akan memberikan kesempatan bagi dengan berhutang. 

Tips berikutnya dalam mengurangi gaya hidup konsumtif yakni anda dapat membuat dana darurat terlebih dahulu. Meskipun dengan sedikit perencanaan, maka akan menyelamatkan keuangan anda dari dana yang tak terduga.


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *