Saran Sandiaga Uno Ke Pemerintah Cegah PHK

Bagikan artikel ini

Jakarta, Majalah OK OCE — Sandiaga Uno menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang sangat rentan terdampak pandemi virus Covid-19.

Untuk itu dia menyarankan pemerintah segera membantu cash flow UMKM untuk mencegah terjadinya PHK massal.

“Saya melihat kalau perusahaan besar itu hak-hak karyawannya sudah menjadi bagian dari langkah mitigasi dan mereka punya SOP untuk itu. Tapi yang saya khawatirkan itu adalah UMKM apalagi perusahaan menengah cash flow nya tergerus usaha kecil, terutama tergerus luar biasa dua bulan terakhir ini,” kata Sandi, dalam diskusi virtual, Minggu (3/5).

Dijelaskan Sandiaga Uno, mayoritas perusahaan di Indonesia adalah UMKM yang jumlahnya mencapai 97%. Sehingga, lanjut dia, sektor UMKM seharusnya menjadi fokus utama dan prioritas pemerintah di tengah pandemi ini.

Baca Juga  INDRA UNO DALAM WEBINAR OK OCE : SUDAH SAATNYA UMKM BANGKIT DARI KETERPURUKAN PANDEMI INI

“Mereka (UMKM) ini sekarang kesulitan likuiditas dan kesulitan mencari solusi. Jadi kita harus fokus pada UMKM, tentang kesiapan dan kondisi mereka dalam menghadapi kondisi seperti ini,” urainya.

Sejauh ini, Sandiaga Uno, memang sudah ada paket program pemerintah yang diberikan untuk industri UMKM. Namun, program tersebut harus segera direalisasikan.

Tak hanya itu, sambung dia, tujuan paket program yang diberikan pemerintah tersebut juga harus memastikan hak-hak pekerja dapat terpenuhi, terutama pekerja yang ada di kelompok strata ekonomi terbawah.

“UMKM inilah yang harus diberikan suntikan-suntikan supaya mereka bisa survive, dan kesulitan mereka hari ini adalah cash flow, jadi cash is king,” ujarnya.

Baca Juga  PEPES OK OCE Berhasil Mendampingi UMKM Go International

Sandiaga Uno menekankan agar bantuan atau paket program yang diberikan pemerintah harus tepat, dan tugas besar pemerintah saat ini adalah fokus mendorong agar cash flow UMKM berjalan dengan baik.

“Semua mungkin bilang paket ini harus bagus, tapi ujung nya uang yang harus ada dikantong masyarakat. Termasuk kelas menengah Jadi bagaimana mungkin kita fokus dorong ke sini bisa sampai ke kantor masyarakat,” pungkas nya.


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *