Bank Indonesia Waspada Kejahatan Teknologi, Pencuri 30 Juta Data Kartu Kredit

Bagikan artikel ini

Jakarta, majalah OK OCE — Lembaga Riset & Keamanan Siber CISSReC meminta agar Bank Indonesia (BI) waspada dengan keberadaan marketplace Joker Stash yang secara khusus menjual informasi kartu kredit, data transaksi pemakaian kartu kredit dan kartu debit.

Pengamat keamanan siber sekaligus Chairman CISSRec, Pratama Persadha menjelaskan BI harus waspada karena pada Oktober 2019, sebagian besar data transaksi kartu yang dijual adalah dari nasabah perbankan di India.

“Semoga saja, tidak banyak dan tidak ada korban carding Joker Stash dari Indonesia. Bila ada, artinya terjadi pencurian data yang targetnya belum kita ketahui bersama. BI sebaiknya mulai mencari tahu apakah ada data nasabah Indonesia yang ikut menjadi korban, “kata Pratama dalam keterangan, Senin (3/2).

Baca Juga  Google Meluncurkan Program "Tangkas Berinternet"

Pratama mengatakan data perbankan dari India tersebut menandakan bahwa korban dari Joker Stash tak hanya data warga Eropa dan Amerika Serikat.

Pada 27 Januari 2020, Joker Stash mengeluarkan setidaknya 4 list data transaksi kartu kredit yang diperkirakan berjumlah sekitar lebih dari 30 juta data transaksi. Diperkirakan data yang dijual Joker Stash kali ini mencakup 40 Negara di seluruh dunia dan sebagian besar berasal dari transaksi di AS.

Bahkan transaksi yang bocor sebagian besar adalah transaksi dari peritel dan pom bensin AS, Wawa. Wawa mirip seperti mini market di Indonesia, namun Wawa beroperasi juga dengan pom bensin dan menyimpan data transaksi dengan kartu kredit.

Baca Juga  Cara Mengatasi Ponsel yang Lemot

“Untuk di AS sudah ketahuan peritel Wawa menjadi target utama dengan lebih 30 juta data transaksi kartu yang diambil”, ujar Pratama.

Di situs resminya Wawa juga sudah memperingatkan para pelanggan nya akan potensi fraud. Oleh karena itu, setiap pelanggan diminta untuk melakukan langkah preventif seperti segera datang ke bank untuk mengecek dan mengubah data.


Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *